-->

Notification

×

Iklan

Iklan 728x90

Indeks Berita

Malam Tahun Baru, Kunjungan Wisatawan Membludak.

Senin, 26 Desember 2022 | 22.11 WIB Last Updated 2022-12-26T15:11:47Z


MALANG RAYA, tretan.news – Wisatawan yang datang di Kabupaten Malang, pada malam pergantian tahun baru 2023 diprediksi membludak. Lonjakannya bisa mencapai 300 persen dibanding hari biasa. Hal itu disebabkan, perayaan itu pertama kali dilakukan pasca serangan covid-19 mereda.

 

’’Saya prediksi membludak. Peningkatannya bisa mencapai 300 persen dari hari biasa,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto, kemarin pada tretan.news.


Purwoto menjelaskan,hal tersebut lantaran disinyalir karena pada momen tahun baru 2023 ini dinilai menjadi tahun pertama setelah melandainya Covid-19 dan melonggarnya beberapa pembatasan yang diberlakukan. Meskipun secara resmi pemerintah belum mencabut status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).


"Status (PPKM) nya kan belum dicabut. Jadi dalam rapat koordinasi yang digelar bersama Polres Malang, memang masih diminta untuk melakukan pemantauan," imbuhnya.


Kenaikan gelombang wisatawan tersebut menurutnya akan terjadi di empat titik di Kabupaten Malang. Keempat titik tersebut sebelumnya juga memang dikenal menjadi jujugan wisatawan untuk menghabiskan momen liburan, termasuk malam pergantian tahun baru 2023 ini.


"Prediksinya kemungkinan bisa sampai 300 persen lonjakannya. Terutama di kawasan Pantai Malang Selatan, lalu di kawasan Bromo, di Malang Barat itu biasanya di Pujon dan Ngantang dan di utara biasanya di Kebun Teh Wonosari," terang Purwoto.


Memperhatikan hal tersebut, dirinya juga telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh pengelola wisata di Kabupaten Malang. Dimana di dalamnya berisi tentang rambu-rambu dan imbauan yang harus dipatuhi selama beroperasinya tempat wisata pada malam pergantian tahun baru.


"Karena bagaimanapun ada pergerakan massa yang cukup banyak. Jadi memang arahannya Pak Kapolres, tetap dipantau," tutur Purwoto.


Dirinya berharap penuh agar semua pengelola wisata bisa mempedomani surat edaran yang sudah dikirimkan oleh Disparbud Kabupaten Malang. Untuk memastikan hal tersebut dilaksanakan, pihaknya juga akan mengoptimalkan petugas yang tersebar di setiap muspika. 


"Untuk pemantauan wilayah kita nanti akan melalui muspika. Sedangkan untuk pemantauan nanti juga akan dilakukan bersama Pak Bupati di beberapa titik, namun terbatas," pungkasnya.


Reporter : tyo

×
Berita Terbaru Update